Menu

SewaMobilMurah

Sewa Mobil Surabaya Menjangkau Timur Jawa

header photo

Cita-cita dan Mimpi

February 28, 2017

Jangan meremehkan mimpi, begitu kata orang. Karena itu banyak orang tua yang mengarahkan anaknya sedini mungkin untuk menyukai bidang tertentu. Bagaimana dengan anak Anda sekarang? Apakah diarahkan untuk mempunyai mimpi setinggi langit dan dipacu untuk berusaha meraihnya?
Tetapi, memang meraih sebuah mimpi pun memerlukan proses. Tak hanya waktu, tenaga dan pikiran saja yang terbuang untuk mempelajari sesuatu hingga mahir, namun seringkali adalah biaya. Nah uang untuk pembiayaan dalam meraih sebuah mimpi inilah yang perlu dicari selama kita berproses yang pada umumnya diperoleh dengan bekerja. Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya selama ini menampung banyak orang dengan pemikirannya masing-masing, sama dengan perusahaan lain yang mempekerjakan karyawan.

Seseorang yang gembira karena memperoleh poin. sumber: freeimages.com/J Boontje

Seseorang yang gembira karena memperoleh poin. sumber: freeimages.com/J Boontje

Ada beberapa orang yang memang sangat baik di bidangnya sehingga banyak orang mengantri untuk menggunakan jasanya lagi, seperti juga mayoritas pengemudi di Rental Sewa Mobil Innova di Surabaya. Namun, ada yang memang standar dan rata-rata. Tentang hal ini mungkin karena kemampuannya memang demikian meski ada baiknya layanannya ditingkatkan. Hanya, sebagai manusia yang bisa berpikir sendiri... terkadang kita juga mendapati manusia yang aneh: yakni mereka yang sibuk mencari keuntungan pribadi dalam jangka pendek dengan cara negatif ketimbang keuntungan jangka panjang. 

Beberapa yang termasuk perilaku negatif ini antara lain berbuat curang, mencuri inventaris perusahaan atau menggelapkan uang setoran. Jika kita melihat kondisi saat ini yang penuh dengan hiruk-pikuk media sosial serta aplikasi chatting, seharusnya jati-diri dan wajah orang-orang ini akan mudah disebarkan. Tapi nyatanya, orang-orang curang ini tak juga habis atau setidaknya mempunyai rasa takut. Padahal apa yang mereka lakukan tentu mengikis kepercayaan orang lain kepada mereka. Terus terang, Sewa Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya bakal menyeleksi setiap orang yang akan masuk sebagai karyawan. Jika ditemui hal semacam ini tentu akan membuat sangat tidak nyaman dan sangat mungkin tidak akan diterima kerja jika Rental Sewa Mobil Pregio di Surabaya membuka lowongan. Bahkan jika sikap seperti ini baru diketahui saat yang bersangkutan telah masuk bekerja, kemungkinan besar akan dikeluarkan karena sangat tidak sehat dan dapat menjadi racun bagi yang lainnya.

Kembali ke topik, seorang sopir yang selalu memberikan pelayanan terbaik dan rasa hormat kepada konsumennya akan menjadi kebiasaan dalam setiap tugasnya. Sewa Rental Mobil Livina di Surabaya cukup berterima kasih dengan para sopir yang demikian, serta tetap berpegang-teguh pada SOP perusahaan demi kelancaran semuanya. Beberapa sopir tersebut ada yang sengaja resign (mundur) dari Sewa Mobil Surabaya dimana beberapa konsumen juga pernah meminta diantar olehnya. Namun sebenarnya Rental Mobil Surabaya sendiri tidak kekurangan sopir seperti ini dan bisa diarahkan ke sopir yang lain; dan jikalau sopir tersebut membiasakan bekerja dengan baik tentu akan terbawa terus sikapnya sekeluar dari Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya. Jika cita-cita atau mimpi mantan sopir tadi adalah menjadi sopir freelance lalu merintis usahanya tentu tidak salah, dan sikap yang selama ini dirintisnya pun pastinya akan selalu melekat padanya.

Masih pada topik cita-cita dan mimpi serta kaitannya dengan kemudi kendaraan, Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat terpaku pada sebuah artikel menarik mengetengahkan mimpi anak-anak: http://www.otosia.com/berita/awal-mimpi-anak-anak-muda-penggemar-motogp.html. Ada balapan antar anak yang diibaratkan sebagai ajang Moto-GP, event balap motor yang cukup banyak penggemar. Memang pada video dalam artikel tersebut bukan motor yang mereka naiki, melainkan sepeda. Tetapi jika kita lihat banyak keberhasilan di saat ini juga berawal dari keinginan masa kecil serta tetap teguh memelihara tekad yang kuat, cita-cita terpendam di masa lalu pun bisa menjadi kenyataan pula. Menjadi pebalap lintasan resmi dan profesional bisa menjadi pilihan dari anak-anak tadi dan agaknya cukup terhormat ketimbang pebalap underground yang cukup membahayakan orang di jalanan. Apalagi menggunakan kendaraan angkutan umum sebagai kesempatan mengebut di jalanan.

Jika banyak orang yang 'berduit' cukup mudah untuk sekolah atau mengambil jurusan yang diinginkan demi cita-cita mereka, tentu akan cukup susah bagi orang kebanyakan... meski hal itu bisa terjadi dan banyak orang pun telah membuktikannya.

Go Back

Comment