Menu

SewaMobilMurah

Sewa Mobil Surabaya Menjangkau Timur Jawa

header photo

Batas Kecepatan di Jalan Raya

June 28, 2016

Berapa batas kecepatan di jalan raya?
Ada kalanya pertanyaan ini dilontarkan oleh beberapa orang yang melintasi jalan tertentu. Dan ada kalanya di ujung satu jalan tertentu Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya melihat ada batas kecepatan yang terpasang. Tapi seringkali tidak. Bagaimana seharusnya?

Mobil yang sedang melaju kencang. sumber: commons.wikimedia.org/US Navy

Berhubungan dengan kecepatan, Rental Mobil Avanza di Surabaya mendapati aturan berupa pasal-pasal terkait hal ini pada UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas antara lain:

Paragraf 2
Penggunaan dan Perlengkapan Jalan

Pasal 21
(ayat 1) Setiap Jalan memiliki batas kecepatan paling tinggi yang ditetapkan secara nasional.
(ayat 2) Batas kecepatan paling tinggi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan berdasarkan kawasan permukiman, kawasan perkotaan, jalan antarkota, dan jalan bebas hambatan.
(ayat 3) Atas pertimbangan keselamatan atau pertimbangan khusus lainnya, Pemerintah Daerah dapat menetapkan batas kecepatan paling tinggi setempat yang harus dinyatakan dengan Rambu Lalu Lintas.
(ayat 4) Batas kecepatan paling rendah pada jalan bebas hambatan ditetapkan dengan batas absolut 60 (enam puluh) kilometer per jam dalam kondisi arus bebas.
(ayat 5) Ketentuan lebih lanjut mengenai batas kecepatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan peraturan pemerintah
.

Pasal 106
(ayat 4) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mematuhi ketentuan:
a - f. ...
g. kecepatan maksimal atau minimal;

Paragraf 5
Kecepatan
(Terdiri dari Pasal 115 - 117)
Pasal 115
Pengemudi Kendaraan Bermotor di Jalan dilarang:
a. mengemudikan Kendaraan melebihi batas kecepatan paling tinggi yang diperbolehkan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21; dan/atau
b. berbalapan dengan Kendaran Bermotor lain
.

Pasal 116
(ayat 1) Pengemudi harus memperlambat kendaraannya sesuai dengan Rambu Lalu Lintas.
(ayat 2) Selain sesuai dengan Rambu Lalu Lintas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Pengemudi harus memperlambat kendaraannya jika:
a. akan melewati Kendaraan Bermotor Umum yang sedang menurunkan dan menaikkan Penumpang;
b. akan melewati Kendaraan Tidak Bermotor yang ditarik oleh hewan, hewan yang ditunggangi, atau hewan yang digiring;
c. cuaca hujan dan/atau genangan air;
d. memasuki pusat kegiatan masyarakat yang belum dinyatakan dengan Rambu Lalu Lintas;
e. mendekati persimpangan atau perlintasan sebidang kereta api; dan/atau
f. melihat dan mengetahui ada Pejalan Kaki yang akan menyeberang
.

Pasal 117
Pengemudi yang akan memperlambat kendaraannya harus mengamati situasi Lalu Lintas di samping dan di belakang Kendaraan dengan cara yang tidak membahayakan Kendaraan lain.

Pasal 124
(ayat 1) Pengemudi Kendaraan Bermotor Umum untuk angkutan orang dalam trayek wajib:
a - e. ...
f. mematuhi batas kecepatan paling tinggi untuk angkutan umum
.

Sementara itu, sanksi pun mengintai jika melanggar batas kecepatan yang ditentukan:
Pasal 287
(ayat 5) Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar aturan batas kecepatan paling tinggi atau paling rendah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf g atau Pasal 115 huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).

Dari penjelasan dan kesimpulan 
Tetapi baru-baru ini kemenhub mensosialisasikan berapa batas kecepatan di jalan raya demi mengurangi angka kecelakaan (terutama dari segi korban jiwa). Sewa Mobil Innova di  Surabaya mengutip Peraturan Menteri Perhubungan No 111 tahun 2015 (Pasal 3 ayat 4), yakni:
- Paling rendah 60 (enam puluh) kilometer/jam dalam kondisi arus bebas dan paling tinggi 100 (seratus) kilometer per jam untuk jalan bebas hambatan;
- Paling tinggi 80 (delapan puluh) kilometer per jam untuk jalan antarkota;
- Paling tinggi 50 (lima puluh) kilometer per jam untuk kawasan perkotaan; dan
- Paling tinggi 30 (tiga puluh) kilometer per jam untuk kawasan permukiman
.

Di sisi lain, Rental Mobil Pregio di Surabaya juga melihat adanya regulasi yang masih berlaku (belum dicabut dan digantikan oleh regulasi lain) dimana acuannya adalah kelas jalan. Regulasi ini adalah Peraturan Pemerintah nomor 43 tahun 1993 tentang Prasarana dan Lalu Lintas Jalan. Kutipan dari pasal penting yang mengatur kecepatan dicantumkan juga pada wikipedia yang bisa diakses semua orang: https://id.wikipedia.org/wiki/Pembatasan_kecepatan.
Di sana kita bisa melihat batas kecepatan maksimal yang diperbolehkan, yakni:
Kelas I, II, dan IIIA (jaringan jalan primer) dengan jenis mobil penumpang, bus dan truk adalah 100, sedangkan jenis mobil gandengan dan tempelan adalah 80.
Pada kelas jalan IIIB (jaringan jalan primer) dengan jenis mobil penumpang, bus, dan truk adalah 80, dan pada kelas jalan III untuk jenis mobil yang sama adalah 60.
Pada kelas jalan II dan IIIA (jaringan jalan sekunder) dengan jenis mobil penumpang, bus, dan truk adalah 70, sedangkan untuk jenis mobil gandengan dan tempelan adalah 60.
Pada kelas jalan IIIB (jaringan jalan sekunder) dengan jenis mobil penumpang, bus, dan truk adalah 50; sedangkan untuk jenis mobil yang sama kecepatan maksimalnya adalah 40 jika pada kelas jalan IIIC
. Semua kecepatan kendaraan ini menggunakan satuan kilometer per jam.

Berbicara soal kecepatan, tentu tak akan lengkap tanpa membahas tentang speedometer yang merupakan perangkat pengukur kecepatan wajib di kendaraan. Sewa Mobil Surabaya menemukan satu referensi video yang memperlihatkan malfungsinya sebuah speedometer:

Ngeri juga jika jarum penunjuk yang seharusnya menjadi acuan kecepatan sampai malfungsi seperti itu? Mobil tersebut diam, tetapi speedometer-nya bergerak seakan kendaraannya melaju. Simak juga video lainnya yang menunjukkan kegagalan sensor dari sebuah speedometer. Jarum penunjuknya malah menunjuk di luar batas maksimal kendaraan tersebut:

Melihat kembali akan angka-angka yang tertera pada perundangan tersebut, kita meyakini bahwa regulasi tersebut diatur untuk keamanan dan kenyamanan bersama. Karena kecepatan maksimum yang bisa ditempuh oleh sebuah kendaraan bermotor massal umumnya malah lebih tinggi (sekitar dua kali rata-rata kecepatan maksimal yang diatur pada regulasi). Bahkan jika kita melihat mesin mobil sport bisa dipacu hingga 3,5 kali kecepatan maksimal yang diatur dalam perundangan (100 kilometer per jam). Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya meyakini bahwa kecepatan 100 kilometer perjam ini saja malah akan terasa berbahaya bagi penumpang/tamu sehingga beberapa waktu lalu Rental Mobil Honda Mobilio di Surabaya terpaksa memberhentikan sopir yang menjalankan mobil pada kecepatan tersebut, selain dari faktor mobil yang akan cenderung melaju secara liar dan susah dikendalikan. Belum lagi jika seandainya terjadi gesekan dengan pengendara lain, ataupun berkendara ngebut yang terkadang bisa menginspirasi orang lain untuk berbuat yang sama.

Akhirnya, semoga artikel Sewa Mobil Surabaya Barat ini bermanfaat.

Go Back

Comment