Menu

SewaMobilMurah

Sewa Mobil Surabaya Menjangkau Timur Jawa

header photo

Yang Salah Lebih Galak

February 19, 2016

Salah satu hal yang membuat malas menegur orang yang salah adalah orang tersebut malah marah dengan kita. Padahal jika tidak ditegur, ada hal yang lebih pelik terjadi yang bisa berkembang lebih besar. Karena banyak hal besar serius terjadi disebabkan oleh adanya pembiaran.

Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya mencermati banyak 'penyelewengan' terkait dengan keseharian berlalu lintas. Misalnya, masalah yang sederhana yaitu perparkiran atau berhenti di tempat yang tidak semestinya (ada rambu dilarang berhenti) atau yang lebih parah, melanggar lampu lalin di persimpangan. Sebagai warga negara dan orang yang menyukai keteraturan, berbagai macam hal teratur bisa mengganggu. Tidak bermaksud untuk perfeksionis, tapi keteraturan menyebabkan segala hal bisa dikontrol dengan mudah karena banyak orang sadar akan kenyamanan bersama.

Permainan Angry Bird sungguh lucu dan imut. Tapi berhadapan dengan orang pemarah tidaklah seperti itu. Image: commons.wikimedia.org/Juho Paavisto

Sebagai pengguna jalan, Sewa Mobil Avanza di Surabaya khususnya atau kita semua pasti pernah menjumpai pemandangan berikut di Surabaya: ada pesepeda dan pebecak yang berjalan hingga ke tengah perempatan/persimpangan supaya tidak ketinggalan lampu merah. Mungkin sebagian dari kita juga pernah menjumpai adanya dua orang yang bekerja sama untuk menyeberangi persimpangan, seorang mengendarai motor, dan yang seorang lagi (dibonceng di belakang) mengendalikan (memegangi) gagang gerobak jualannya.

Secara sekilas kita menjumpai adanya perbedaan strata sosial pada kedua kasus yang dicontohkan. Tapi sebenarnya jika dilihat lagi, sebagian besar masyarakat kita juga cukup toleran dengan pengendara kendaraan kayuhan sehingga para 'pengendara manual' ini juga tak perlu bertindak berbahaya seperti itu. Para pengendara rasanya juga tak ingin bertindak tolol dengan menghalang-halangi pesepeda atau pebecak untuk cepat sampai di seberang sebelum lampu berubah warna. Sebaliknya, para pengendara bermotor pun bisa mengambil jalur/menyalip pesepeda atau pebecak tersebut menghalangi disebabkan oleh jalannya yang lambat.

Karena sikap permisif ini bisa merambat, yang menyebabkan banyak orang merasa tak perlu menaati rambu yang dipasang. Di sisi lain, Rental Mobil Pregio di Surabaya juga menjumpai ada kawasan tertentu di Surabaya dimana kendaraan seperti becak dilarang masuk. Padahal pesepeda yang notabene kendaraan bertenaga manusia mempunyai jalurnya sendiri di beberapa jalan Surabaya. Secara luas berlaku peraturan tentang kendaraan yang kecepatannya lebih rendah berada di lajur kiri pada jalan umum jika di Indonesia. Tapi bodi sepeda lebih ramping daripada becak dan jika dilihat berdasar bagaimana lajunya di jalan (yang biasa membawa penumpang/barang), becak lebih rentan menyumbang kemacetan.

Kembali ke soal teguran tadi.
Penyelewengan terjadi tidak pandang bulu. Baik pengendara mobil, motor, becak atau sepeda sekalipun. Banyak pengendara di jalan yang paham bahwa motor sejatinya tidak diperbolehkan naik ke jembatan layang (flyover) tapi banyak juga yang melanggar. Namun Sewa Mobil Honda Mobilio di Surabaya yang melihatnya malah terpikir bahwa beberapa pelanggar di belakangnya cenderung mencontek perilaku yang depan.

Yang cukup berbahaya dan rawan kecelakaan lainnya adalah saat lampu motor tidak dinyalakan pada malam hari. Bahayanya bisa berlipat kala lajunya digeber kencang. Tidak jelas maksud atau tujuan adanya perilaku ini karena penyedotan arus listrik berlebihan pada aki otomatis berkurang jika kendaraan melaju disebabkan oleh pengisian arus listrik aki pada saat yang sama. Tapi pihak kepolisian telah mensosialisasikan aturan motor bahkan harus menyalakan lampu di siang hari. Banyak penyangkalan dan komentar negatif atau bercanda terkait hal ini, namun Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya melihat bahwa saklar lampu halogen motor pun tak perlu dipencet ke posisi OFF atau dimatikan meski siang hari. Jadi bila ada kejadian soal lampu yang tak menyala sewaktu saklarnya dalam posisi ON bisa segera dicek.

Beberapa poin yang dikemukakan di atas ini cenderung dapat menimbulkan konflik jika ditangani oleh orang kebanyakan bahkan jika hanya ditegur. Apalagi bila masyarakat yang menegur memilih mengalah atau membiarkan penyimpangan tersebut terjadi. Seperti yang bisa dibaca pada referensi Sewa Mobil Innova di Surabaya berikut ini: http://www.merdeka.com/peristiwa/sudah-salah-pengendara-pengendara-ini-lebih-arogan.html. Akhirnya, banyak orang merasa hanya pihak yang mempunyai wewenanglah yang bisa memberikan sanksi atau teguran. Jadi, banyak urusan akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian karena banyak orang yang merasa canggung jika harus mengalami konsekuensinya (yang mungkin saja berakibat bentrok dan hal lain yang lebih parah). Karena tak banyak yang mengetahui secara langsung karakter lawannya secara sepintas bukan?

Semoga anggota masyarakat yang disinggung sebagai penyebab semrawut pada artikel ini bisa sadar sebelum dia mendapatkan sanksi, karena semua peraturan memang dipakai untuk keamanan dan kenyamanan bersama. Jika situasi kondusif pada akhirnya, kita juga yang akan memperoleh manfaatnya.

Go Back

Comment